Pada pertengahan 1938 arsitek J.F.L. Blankenberg (1888-1958) mendapat penugasan dari NV. Borneo Sumatra Maatschappij (Borsumij) untuk merancang kantor dan beberapa gudang di Semarang. Bangunan ini akan menggantikan bangunan lama Borsumij di lahan yang sama di Heerenstraat (sekarang Jl. Letjen Suprapto) di Benedenstad (sekarang Kota Lama) Semarang.

Pemberi tugas meminta Blankenberg untuk mengacu pada gedung Borsumij di Surabaya rancangan Cosman Citroen (1881-1935) yang selesai dibangun pada 1934. Citroen sendiri telah meninggal pada 1935 sehingga tak mungkin untuk memintanya merancang bangunan di Semarang. Gedung rancangan Citroen dinilai berhasil memenuhi keinginan pemberi tugas, bahkan menjadi salah satu contoh terbaik bangunan kantor di Hindia Belanda saat itu. Salah satunya karena tercipta ruang kerja dengan langit-langit tinggi dan penerangan alami yang merata. Ini berbeda dari bangunan kantor di masa itu yang berusaha mengurangi sebanyak mungkin masuknya cahaya matahari agar ruangan tak menjadi panas. Namun akibatnya ruang menjadi gelap, lembab dan ventilasi justru terhambat.

Untuk bisa memasukkan cahaya sebanyak mungkin namun menghindari ruang menjadi panas, Blankenberg merancang selasar (galerij) di lantai dua sepanjang sisi selatan dan timur bangunan. Selain itu ia memanfaatkan ubin kaca Infulux, bahan bangunan baru untuk masa itu. Sedang ruang kerja dibiarkan terbuka tanpa penyekat. Jendela berada antara 2,5 meter sampai 5 meter di atas lantai sehingga memungkinkan untuk meletakkan almari-almari di bawahnya.

Gaya arsitektur bangunan kantor Borsumij di luar maupun di dalam pada dasarnya sengaja dibuat lugas, kecuali ruang masuk (entrance hall) dan tangga utama. Bagian-bagian ini dihiasi beberapa bahan mewah seperti marmer Arabescato berwarna putih dan marmer Rosso Leevanto yang berwarna merah yang semuanya didatangkan dari Italia. Juga ada hiasan ubin keramik yang dirancang seniman Robert Deppe.

Tender pembangunan gedung ini dimenangkan oleh Ooiman dan Van Leeuwen, Semarang, dan setelah 10 bulan pada Oktober 1940 bangunan itu selesai dibangun.
Biaya pembangunan gedung ini mencapai 150,000.- gulden, baik untuk gedung maupun gudang.

Sumber: Locale Techniek, Technisch Orgaan van de Vereeniging voor Locale Belangen, 9-1, 3-7.

 

 

 

 

Compare listings

Membandingkan